Showing posts with label wed-prep. Show all posts
Showing posts with label wed-prep. Show all posts

April 4, 2013

Vendor..vendor.. :D


Assalamualaikum...
Selamat pagi semuaa...

Pagi ini Alhamdulillah masih dikasi rejeki kehidupan sama Gusti Allah. Meskipun badan rasanya rontok dan I have a little backpain akibat salah posisi tidur (udah mulai sebelum pulang ke Malang ni, dan belum balik to normal. *hiks)

Membayar hutang mengenai pembahasan vendor ni. Seperti yang pernah saya ungkap di postingan ini. Sudah lama sekali postingan itu, dan baru mau di bahas sekarang. Hehe.. Sok sibuk, padahal...

Sebenernya agak gimanaa gitu mau posting tentang vendor. Soalnya kayak pamer gitu kesannya. Tapi I never want to show off, but I just wanna share. Ga ada niatan sama sekali buat pamer. Fine? Untuk mempersingkat waktu, waktu dan tempat saya persilahkan.. (berasa MC acara 17-an d kampung)
  • Gedung : Aula Skodam V Brawijaya.Pertimbangan dalam pemilihan gedung adalah gedung ini lumayan deket sama rumah, yah.. walaupun ga deket2 amat si. Hehe. Ada beberapa gedung yang lebih deket dari rumah tapi kapasitasnya ga memadai, ada lagi yang harganya selangit. Alternatif lain gedung yang disewakan untuk pernikahan di Kota Malang : Gedung Kartini (Belakang MOG), Gedung Sasana Krida (Universitas Negeri Malang), Gedung Samantha Krida (Universitas Brawijaya Malang), Gedung Krida Budaya (Jl. Soekarno Hatta), Aula Kampus VEDC (Arjosari), beberapa ballroom hotel misalnya Hotel Savana (Jl. Letjend Sutoyo), dan masih banyak lagi.

  • Catering : Duta Catering (Bu Djito). 
    Pertimbangan pake catering ini adalah keluarga sudah kenal baik sama org Duta. Karena dari beberapa acara manten yang pernah diadakan di keluarga besar saya, rata2 pake Duta Catering. Pz dulu Ibuk n Bapak pun katanya pake Bu Djito ini kateringnya. Katanya lho yaa... :P
    Alternatif katering lain : Apel Katering, Anindhita Katering, Sonokembang, dll.
  • Perias+Dekorasi : Nita Salon (Bu Amin). Alasan klise yang sama persis dengan alasan pemilihan catering. Malahan klo yang ini mbah saya kenal langsung sama Bu Aminnya. Udah gitu, tahun lalu anaknya mbah saya ini menikah dengan perias Bu Amin. Jadi ya begitulah.. :). Alternatif lainnya : Didiet Salon, Yulia Maria Salon, Gandes Luwes, Etyk Salon (Depan Lavallete), dll.
  • Cincin : Kaliem (Blok M). Hasil rekomendasi dari tante tersayang. Hehe. Pz survey di Blok M, trus ngeliat tempatnya, dan langsung jatuh hati.
  • Prewedding Photography : Tuwaga Photography. Hasil survey di dunia maya. Hasil memantapkan niat dan bismillah. Hehe.
  • Wedding Photography : Bali Photo. Hasil rekomendasi Ibuk, karena dulunya lokasi studionya itu di deket rumah. Dari dulu udah langganan kalo mau bikin pas foto di Bali Photo ini. Karena udah cocok ya akhirnya dijadikan pilihan.
  • Seserahan : Various Product (Pribadi). Hasil belanja kesana kemari. Perjalanan dari mall-ke-mall, pasar-ke-pasar. :P
  • Mahar : Tante Sendiri. Berhubung ada sodara yang emang terima bikin Mahar, ngehias seserahan, dan souvenir2 untuk keperluan pernikahan, ya ga ada salahnya pake jasa sodara sendiri donk? Hihi..
  • Baju Seragam untuk Saudara : Pasar Baru Bandung. Hasil olah TKP by Ibuk dan Yangti niii.. *peluk mereka 
  • Souvenir : Pusat Grosir Surabaya. Dicari dengan kondisi saya baru datang dari Jakarta, belum mandi, udah blusukan ke pasar. Great!
  • Pengisi Acara : Campursari Gayeng Marem. Pesenan Bapak ini mah. Ga berani komen macem2. Iya aja deh ya.. *Sungkem ke Bapak
  • MC Acara : Pak Dahlan. Alasannya sama kayak pemilihan perias dan katering. :D
  • Undangan : Abadi Card Pasar Tebet Jakarta. Hasil investigasi dan cap-cip-cup sama si Mz. Hihihi...


Okeee,,
Sekian dari saya.
Jika ada yang berminat tanya2, bisa via komen,, :P
Life is like a RAINBOW .melifart.

February 22, 2013

Going to Be "ONE"..

Assalamualaikum People...

Sekarang waktunya saya cerita nih.
About what? Yang jelas sih ga jauh2 dari tema Wedding Preparation yang saya jalani.

Niat untuk menikah akan dilanjutkan dengan rencana menikah lalu menginjak step selanjutnya adalah keribetan persiapan pernikahan. Ribet? Lumayan si benernya. Tapi itu akan menjadi sebuah hal yang menyenangkan. Trust me..

Ketika niat menikah sudah hadir dalam pembicaraan kita dan pasangan, maka yang kudu dilakukan untuk tahap awal adalah ini (versi saya nih ya)..

  1. Mantepin niat bersama pasangan. Bicarakan niat untuk menikah dengan mantap, bicarakan pula rencana yang akan dilakukan ke depan. Beserta rencana finansial dan lain2. Global saja. Yang penting ada pandangan. Dan... tuangkan rencana itu ke dalam bentuk tertulis. Ga perlu detail, tapi bisa menggambarkan rencana ke depan.
  2. Bicarakan niat yang telah disepakati ke kedua orang tua masing-masing. Sebagai pembicaraan awal bahwa anda dan pasangan telah sepakat untuk menikah. Tak perlu terburu-buru untuk "menggiring" pembicaraan yang serius. Let it flow.. :)
  3. Rencanakan pertemuan kedua keluarga. Bukan sekedar bertemu. Tapi membicarakan niatan menuju pernikahan. Dalam pertemuan kedua keluarga tersebut, harapannya adalah ter-ketahui-nya (apaan lagi inii..) rencana pernikahan, lalu melihat tanggapan kedua keluarga, dan kalo bisa sih ya.. sampe muncul rencana detail. Jikalau tidak, maka bicarakan pula rencana pertemuan selanjutnya untuk membahas hal teknis. Dalam kejadian yang saya alami, awalnya pertemuan keluarga dilakukan setelah lebaran tahun 2012. Hasilnya hanya perkenalan kedua keluarga, dan mem-floor-kan (bahasanya anak teknik banget nih,,) rencana yang akhirnya diketahui oleh kedua keluarga. Proses selanjutnya yang akan dilaksanakan adalah...
  4. Tukar cincin / Lamaran. Pada dasarnya kedua hal ini sama saja. Yang membedakan hanyalah ada dan tidaknya prosesi tukar cincin. Sebagian orang melakukan lamaran disertai dengan prosesi tukar cincin, yang (IMHO) merupakan salah satu cara adat untuk "mengikat" calon-pengantin, agar ga lirik-lirik yang lain gitu deeh.. hihi. Jadi klo mau macem2, liat cincin di jari tangan kiri, trus inget lagi. (Ya kallee..). Tapi saya si cuman lamaran yang ga pake prosesi tukar cincin. Jadi saya cuman "diminta" oleh pihak keluarga calon suami saya. Mau apa tidak menjadi bagian dari keluarganya, menjadi istri dari anak mereka. Jawaban saya : Iya.. *sambil tersapu-sapu tersipu
  5. Tentukan tanggal. Setelah adanya pembicaraan keluarga, pastinya secara tidak langsung akan langsung berbicara tentang hal-hal teknis. Tanggal akad adalah starter point untuk step-step selanjutnya. Begitu tanggal sudah ditentukan, baru bisa melaksanakan semuanya.
  6. Tentukan budget! Ini pualing puenting (bahasa apa inii??), jangan sampe over budget kaaann...
  7. Setelah tanggal ada, yang paling prioritas dilakukan adalah tentukan lokasi akad dan resepsi. Sumpe deh ya.. Masalah lokasi ini kadang yang paling bisa bikin rencana lanjut apa kagak. Bisa jadi begitu tanggal ada, survey gedung yang diharapkan, ternyata full-booked (sama kayak yg terjadi sama sayaaa....). Dan kudu ada plan A sampe plan Z tentang tanggal dan gedung. Lakukan survey yang mendalam. Cari tau bener2 tentang fasilitas yang akan di dapetin saat sewa gedung. Sound, listrik, tarif, ruang ganti, dll. Yang penting, jangan sampe tanggal yang udah ada harus berubah karena kita telat nyari gedung ya.. 
  8. Tentukan vendor perias. Ini juga penting. Karena banyak orang capeng2 lain yang booking perias itu bahkan setahun sebelum! So..jangan sampe keburu ga dapet perias yaa.. Apalagi klo udah punya perias inceran.. 
  9. Setelah itu, vendor yang kudu di tentuin adalah Catering. Deal vendor Catering hampir sama kayak perias. Biasanya catering juga dibooking orang mulai setahun sebelum acara.  
  10. Tentukan mahar dan seserahan. Bicarakan dengan pasangan tentang budget, biar sama-sama enak, nggak ngeberatin di satu pihak.
  11. Setelah step di atas bisa dilanjut dengan menentukan vendor pendukung seperti undangan, souvenir, dekorasi gedung+pelaminan, fotografi wedding (plus prewedding kalo emang mau pake), pengisi acara, pembawa acara. 
Yang jelas, kepentingan-kepentingan yang gede2 kudu di fix-kan d awal.. Yaa paling tidak sudah survey mendalam lah. Ambil keputusan ga boleh lama2 ya. Keburu di duluin orang (based on experience, hihi..). Selanjutnya mungkin akan dibahas tentang memilih vendor dan share vendor yang saya dapet. :)

With love.
Life is like a RAINBOW .melifart.